Insiden patahnya Jembatan Cijeruk yang menghubungkan dua desa di wilayah Kabupaten Bogor pada dini hari tadi sempat mengagetkan warga sekitar. Berdasarkan informasi dari kepolisian setempat, jembatan tersebut roboh akibat erosi tanah yang terjadi secara tiba-tiba pasca hujan deras mengguyur kawasan itu dalam beberapa hari terakhir. Beruntung, saat kejadian tidak ada kendaraan ataupun pejalan kaki yang sedang melintas, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Petugas kepolisian bersama BPBD langsung meninjau lokasi dan memasang garis pembatas agar warga tidak mendekat. Sementara itu, akses kendaraan kini dialihkan ke jalur alternatif terdekat yang kondisinya cukup sempit. Warga mengaku kecewa karena jembatan itu baru saja direnovasi tahun lalu, namun kualitas konstruksinya dinilai masih rendah. Pemerintah daerah menyatakan akan segera melakukan evaluasi teknis dan mengalokasikan anggaran darurat untuk pembangunan kembali jembatan dengan struktur yang lebih kuat. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas infrastruktur, terutama yang berada di daerah rawan bencana alam seperti Bogor.
timehulu-stg.joystickinteractive.com
http://ffm.cdn3.optimizely.com/index.html